DirektoriHostingCari

Cara Memilih Hosting WordPress Murah agar Uptime Website Terjaga

Diterbitkan 15/10/2013 · Diperbarui 16/12/2017

Hosting yang murah tidak selalu berarti murahan. Kualitas dan keandalan tetap jadi hal utama yang dicari blogger, baik pemula maupun profesional, karena visitor mengharapkan website bisa cepat diakses dan minim downtime. Selain itu, kemudahan metode pembayaran serta dukungan customer service yang responsif juga jadi pertimbangan penting.

Sayangnya, ada penyedia hosting yang dikelola kurang profesional sehingga bisa merugikan pemilik website yang menggunakannya. Karena itu, jangan asal pilih hosting WordPress murah. Pilih yang memiliki reputasi dan kualitas terpercaya agar tidak berpotensi merugikan bisnis Anda di kemudian hari.

Rekomendasi Hosting WordPress Murah

Berikut beberapa hosting WordPress murah yang kualitasnya sudah banyak dipercaya:

1. NiagaHoster

Hosting Indonesia ini menyediakan Autoinstaller Softaculous yang memudahkan instalasi WordPress. Beberapa keunggulannya:

2. Hawkhost

Hosting ini cocok untuk website dengan pengunjung dari luar negeri karena Anda bisa memilih server di Amerika Serikat atau Singapura. Cocok juga untuk pengunjung Indonesia, namun pembayaran perlu menggunakan kartu kredit atau PayPal. Keunggulan lainnya:

Hati-Hati dengan Klaim “Unlimited”

Jangan terlalu tergiur dengan harga yang sangat murah. Bisa jadi penyedia hosting menempatkan sangat banyak pengguna dalam satu server untuk menekan biaya, namun akibatnya server tidak kuat menghandle traffic sehingga website Anda malah sulit diakses.

Meski sebuah hosting menyatakan menyediakan space unlimited, bandwidth unlimited, bahkan jumlah domain tanpa batas, itu bukan berarti benar-benar tanpa batas sama sekali. Setiap server tetap memiliki kapasitas memory, harddisk, dan CPU—tidak mungkin semuanya benar-benar unlimited.

Yang dimaksud “unlimited” oleh kebanyakan penyedia hosting adalah: sebagian besar pengguna tidak akan dibatasi selama menggunakannya secara normal. Biasanya dalam Term of Service mereka mencantumkan aturan penggunaan, misalnya larangan memakai space untuk backup, batas penggunaan RAM & CPU, jumlah maksimum proses yang berjalan bersamaan, dan aturan lain agar server tidak overload.

Sayangnya, banyak penyedia hosting yang memakai kata “unlimited” secara sembarangan demi menarik konsumen dan bersaing dengan kompetitor. Shared hosting sebenarnya bukan tempat yang cocok jika pengunjung website Anda sudah banyak atau Anda menggunakan plugin yang memakan banyak resource server. Untuk kasus seperti itu, gunakan Virtual Private Server (VPS) atau Dedicated Server.

Kesimpulan

Hosting WordPress murah adalah pilihan terbaik jika Anda ingin harga terjangkau dengan kapasitas yang sesuai kebutuhan saat ini. Namun jika website Anda sudah sukses dengan banyak pengunjung, sangat disarankan beralih ke VPS untuk performa dan uptime yang lebih baik.

Harga promo (Rp1.200/hari, $3,29/bulan) dan detail paket dapat berubah — cek harga terbaru di situs resmi penyedia sebelum membeli.